Home / Pena Daerah / UPGRIS-Semarang, Siap Berangkatkan Mahasiswanya Magang Ke Jepang

UPGRIS-Semarang, Siap Berangkatkan Mahasiswanya Magang Ke Jepang

Rektor UPGRIS Dr. Muhdi, SH., M.Hum

Pena Aspirasi-Semarang,  Universitas PGRI Semarang (UPGRIS) kembali siap memberangkatkan dua mahasiswa progam studi (prodi) Teknologi Pangan, Fakultas Teknik untuk mengikuti magang di jepang, dari sebelumnya 46 mahasiswa dari berbagai prodi telah mengikuti magang internasional di tiga negara meliputi Filipina, Malaysia dan Vietnam.

Pemberangkatan mahasiswa UPGRIS Ke Jepang itu, setelah direalisasikan kerja sama anatara UPGRIS dengan  Japan Association of Career Course and Employment Support  (JACCES) atau Asosiasi Pelatihan Karir dan Ketenagakerjaan Jepang.

Kerja sama terkait magang kerja mahasiswa ke Negeri Matahari Terbit itu dilakukan penandaangan perjanjian kedua belah pihak di ruang seminar, gedung pusat UPGRIS, Rabu (23/10/2019).

Dua mahasiswa siap menjalani magang kerja selama 11 bulan dengan persyaratan tertentu di negeri Matahari Terbit itu, yang dijadwalkan berangkatJanuari 2020 mendatang.

“Kami sudah melakukan seleksi, ada dua mahasiswa yang akan diberangkatkan magang kerja ke Jepang. Saat ini, kami sedang memberikan pembekalan terkait bahasa Jepang serta tentang dunia pekerjaan,” ujar Rektor UPGRIS Dr Muhdi MHum di sela-sela penandatanganan kerja sama itu.

Menurutnya, program magang kerja bersama JACCES ini program pertama, mengingat  kesiapan dokumen seperti paspor dan visa magang kerja harus dipersiapkan secara baik.

“Bahkan mahasiswa ini bisa difasilitasi secara penuh, baik saat pulang nanti masih bisa bawa pendapatan, yang diharapkan mereka yang magang ke Jepang ini dapat berbagi pengalaman dengan rekannya sesama mahasiswa. Selain mahasiswa magang kerja ini juga harus dijamin kelancaran studinya di UPGRIS,” tuturnya.

Sebelumnya beberapa waktu lalau sebanyak 46 mahasiswa (UPGRIS dari berbagai program studi juga telah mengikuti magang internasional di tiga negara meliputi Filipina, Malaysia dan Vietnam.

Para mahasiswa dari perguruan tinggi itu magang selama satu bulan. Sementara untuk 6 mahasiswa dari program kredit transfer melaksanakan kuliah di Don Mariano Marcos Memorial State University (DMMSTU) Filipina.

Selain program kredit transfer peserta magang internasional ini juga untuk Program Sea Teacher dan Sea TVet.

Muhdi menuturkan beberapa tahun terakhir ini minat mahasiswa untuk mengikuti program magang internasional semakin meningkat.

“Ini tentu hal yang menggembirakan dalam upaya kami untuk meningkatkan kualitas lulusan,” ujarnya.

Menurutnya, mahasiswa yang mengikuti program magang internasional ini merupakan mahasiswa yang terpilih dari proses seleksi. Khusus untuk program Sea Teacher, setelah magang di luar negeri diharapkan dapat meningkatkan kemampuan mengajar dan juga pedagogik.

Pedagogik, lanjutnya, tidak bisa dipelajari hanya dengan membaca buku teks tentang pendidikan, pembelajaran, peserta didik. Namun, dapat ditumbuhkan ketika semakin banyak pengalaman dalam mengajar baik di dalam maupun luar negeri.

Sementara itu, Direktur JACCES, Kazumasa Nakamura mengatakan mahasiswa magang kerja nanti bisa mendapatkan uang saku dari perusahaan. Saat ini program magang kerjanya, di perusahaan pengolahan makanan.

“Mereka yang berangkat magang kerja bisa jadi anggota JACCES. Syarat lain, setidaknya mahasiswa itu bisa sedikit menguasai bahasa Jepang,” tutur Nakamura. (Suparman)

About admin

Check Also

Satgas Kesehatan TNI Masuk Kampung Obati Warga Korban Gempa Bumi Sulbar

Pena Aspirasi- Sulawesi Barat,  Satuan Tugas (Satgas) Tim Aju dari Pusat Kesehatan (Puskes) TNI tanggap …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Powered by keepvid themefull earn money